Proses Menulis: Panduan Menyusun Tulisan

gambar proses menulis

Apa dan bagaimana proses menulis secara retoris?

Proses menulis ini merupakan keterampilan penyusunan dan penyajian isi tekstual, visual, atau pun isi lainnya kepada suatu khalayak dalam situasi retoris apa pun. Caranya: menyiapkan bahan, merancang naskah, merevisi, dan mengedit tulisan.

Anda di sini: Kuliah 3 Idiot » Ilmu Pengetahuan Umum » Panduan Menulis untuk Belajar, Berbagi, Beraksi » Proses Menulis: Panduan Menyusun Tulisan

Proses Menulis

Disadur dari buku kuliah David Blakesley & Jeffrey L. Hoogeveen, Writing: A Manual for the Digital Age, Brief 2nd Edition (Wadsworth: 2012), Part 1, "Manage Your Writing" | Hak cipta saduran Indonesia © 2014 Tiga Idiot

Proses menulis itu meliputi aksi menyiapkan bahan tulisan, merancang naskah, merevisi, dan mengedit tulisan. Aksi-aksi ini tidak harus secara urut. Aksi mana yang perlu lebih ditekankan pada suatu waktu dalam proses menulis itu bergantung pada konteks dan tujuan menulis.

gambar proses menulis

Proses menulis itu meliputi gerakan yang cair (tidak kaku) diantara jenis-jenis aktivitas yang berlainan itu. Walau aktivitas menyiapkan bahan, merancang naskah, merevisi, dan mengedit naskah itu terjadi dalam pola-pola yang berbeda, yang bergantung pada proyek penulisannya, waktu yang Anda curahkan untuk menulis bisa menjadi lebih produktif kalau Anda memiliki gambaran umum tentang tugas-tugas yang terkait dengan setiap tahap.

Contohnya, bila Anda berburu ilham (brainstorming) pada tahap penyiapan bahan tulisan, bersikaplah kreatif. Bersenang-senanglah bila perlu. Andaikan Anda mengevaluasi ilham-ilham itu dengan sekritis-kritisnya sewaktu berburu ini, maka itu bisa memperlambat lahirnya ide-ide baru.

Panduan Menyiapkan Bahan Tulisan

under construction

Menyiapkan bahan tulisan ini berarti memperhitungkan apa yang sudah diketahui dan apa yang masih perlu dipelajari.

Suatu tugas penulisan bisa memerlukan penelitian di perpustakaan atau pun di internet. Mungkin pula dibutuhkan penelitian lapangan, seperti mengadakan wawancara. ... (bersambung)

Panduan Merancang Naskah Tulisan

under construction

Ada kalanya Anda perlu merangkai apa yang sudah Anda ketahui dan telah Anda pelajari mengenai suatu subyek, sehingga menjadi suatu komposisi.

Usahakan wujudnya dapat dipahami oleh pembaca dan sekaligus memudahkan tercapainya tujuan penulisan Anda.

Perancangan naskah tulisan bisa mencakup pembuatan garis-garis besar secara formal atau pun informal, penyusunan kalimat-kalimat dan paragraf-paragraf yang baik, dan penataan argumen secara tentatif. ... (bersambung)

Panduan Merevisi Naskah Tulisan

under construction

Bagi para penulis yang baik, revisi merupakan langkah penting karena inilah saatnya untuk mengembangkan naskah mereka menjadi komposisi-komposisi yang lebih cermat.

Kecermatan tersebut mencerminkan tajamnya kesadaran akan situasi retorisnya: materi bahasan, tujuan, dan khalayaknya.

Revisi dapat terjadi pada tahap apa pun dalam proses penulisan. Contohnya, susunan kalimat dan paragraf bisa dirombak ketika sang penulis lebih menyadari apa tujuan penulisannya atau pun lebih menyadari bagaimana para pembaca akan menyikapinya. ... (bersambung)

Panduan Mengedit Naskah Tulisan

under construction

Banyak penulis mengedit karya mereka dalam proses penulisan. Mereka mencurahkan waktu untuk memoles karya mereka.

Mereka mengklarifikasi makna dan penggunaan tanda baca dan pengutipan menurut panduan standar. Mereka mengecek-ulang untuk memastikan dibereskannya semua unsur penulisan. ... (bersambung)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar